AJI Jember soal Surat Edaran Sekda Banyuwangi

AJI Jember soal Surat Edaran Sekda Banyuangi
12 Sep 2007

Aliansi Jurnalis Independen
The Alliance of Independent Journalist
AJI JEMBER
Office : Jl. Nanas VIII/3 Jember – Jawa Timur 68118

No : B.25/ADV/AJI-Jbr/IX/07
Lamp. : –
H a l : Pernyataan Sikap

Kode Etik Jurnalistik yang berlaku di Indonesia dibuat dan disepakati untuk dilaksanakan oleh seluruh jurnalis. Selain mengatur etika jurnalis dalam melaksanakan tugasnya, kode etik juga menjamin dan melindungi masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan seimbang tanpa ditutup-tutupi.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Sekretaris Kabupaten telah menerbitkan Surat Edaran No. 300/646/429.032/2007 yang di dalamnya mengatur tentang tata cara penyampaian informasi dari Pemkab Banyuwangi kepada para jurnalis. Surat edaran itu berisi tentang kebijakan pemerintah kabupaten Banyuwangi yang menerapkan prinsip satu pintu untuk penyampaian informasi dari pemkab kepada para jurnalis yang melaksanakan tugasnya.

Dalam pelaksanaannya, kebijakan tersebut telah benar-benar menghilangkan ruang kepada para jurnalis untuk mendapatkan informasi dari narasumber secara langsung, khsususnya kepada para pejabat dan pegawai pemkab yang terkait langsung dengan informasi yang disampaikan. Akibatnya, keinginan publik untuk mendapat informasi secara seimbang dan proporsional tidak pernah bisa dipenuhi. Dalam hal ini, asas transparansi dalam iklim demokratisasi yang sudah dibangun telah ternodai.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jember sebagai salah satu organisasi profesi atau wadah para jurnalis untuk mengembangkan kebebasan pers, profesionalisme dan kesejahteraan melihat pemberlakuan surat edaran tersebut sebagai ancaman atas keberlangsungan demokrasi.

Untuk itu AJI Jember menyatakan sikap sebagai berikut:
Mengecam pemberlakuan Surat Edaran Sekretaris Kabupaten No.300/646/429.032/2007 karena tidak memberikan ruang kebebasan kepada publik untuk mendapatkan informasi yang proporsional.
Mengecam intervensi dan sensor yang dilakukan pemerintah kabupaten Banyuwangi kepada narasumber langsung melalui pemberlakuan surat edaran tersebut.
Mendesak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Bupati Banyuwangi, Ratna Ani Lestari atau Sekretaris Kabupaten, Sukandi untuk mencabut kembali Surat Edaran Sekretaris Kabupaten No.300/646/429.032/2007, agar tercipta iklim kebebasan pers dan kebebasan publik mendapatkan informasi yang seimbang.
Mendesak kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk menjamin kebebasan pers dan kebebasan publik mendapatkan informasi tanpa adanya intervensi.
Mendukung upaya semua jurnalis di Banyuwangi untuk tetap berpedoman pada UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, dan Kode Etik Jurnalistik dalam memperoleh dan menyampaikan informasi kepada publik.

Jember, 12 September 2007

Ketua AJI Jember
Mahbub Djunaidy

Koordinator Divisi Advokasi,
M. Dawud

Tembusan:
1. Ketua Dewan Pers, Bpk. Ichlasul Amal
2. Menteri Komunikasi dan Informasi RI, Bpk. Mohammad Nuh
3. Ketua Umum AJI-Indonesia, Heru Hendratmoko
4. Arsip

(www.ajiindonesia.org)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: